Posted by: ariefantasista10 | February 26, 2008

Cloverfield, Film dengan Gambar Bergoyang

Cloverfield, Film dengan Gambar Bergoyang

cl.jpg

Cloverfield dapat disaksikan di bioskop Indonesia mulai 20 Februari 2008.

Judul : Cloverfield
Genre : Drama, Aksi, Thriller
Sutradara : Matt Reeves
Pemain : Michael Stahl-David, Mike Vogel, Odette Yustman, Lizzy Caplan, JessicaLucas, T . Miller
Studio : Paramount Pictures.

Kekuatan apa yang bisa membuat patung Liberty dan landmark New York hancur? Bahkan, memporakporandakan kota Manhattan, New York, bagai kiamat.

Kisah berawal dari sekumpulan anak muda yang menggelar pesta perpisahan untuk teman mereka, Rob (Michael Stahl David) yang berencana pindah ke Jepang. Adik Rob, Jason (Mike Vogel) dan kekasihnya, Lily (Jessica Lucas) mengatur pesta itu dengan tujuan menjadi kenangan tak terlupakan bagi Rob.

Tak ketinggalan, hadir sahabat Rob bernama Hud (TJ Miller). Dia merekam seluruh pesta dengan handycam agar menjadi kenangan indah dan bisa kembali disaksikan di suatu hari.

Saat pertengahan pesta, tiba-tiba terjadi guncangan dahsyat. Praktis, seluruh tamu pesta itu keluar dan menuju atap gedung untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi.

Sungguh pemandangan yang mencekam. Di luar bagai terjadi hujan puing-puing yang berterbangan dari gedung yang hancur. Dalam keadaan panik, semua berusaha melarikan diri termasuk Rob, Jason, Lily, Hud dan teman Lily, Marlena (Lizzy Caplan). Saat pelarian itu, Hud tetap menghidupkan handycamnya dan berusaha terus merekam setiap kejadian.

Tak jelas apa yang bisa menghancurkan dan memporakporandakan New York. Yang terlihat, hanya monster menyerupai Godzilla di film Godzilla dan membuat semua orang panik ketakutan. Bahkan, pemerintah harus mengerahkan sejumlah pasukan untuk membinasakan makhluk tersebut.

Ada satu yang unik dari film karya Matt Reeves ini. Sepanjang cerita, penonton disuguhkan gambar-gambar dari hasil “tangkapan” handycam milik Hud. Kejadian yang direkam melalui handycam itulah yang bercerita. Penonton seolah menyaksikan dokumentasi biasa. Hasilnya, gambar minimalis dan banyak shaking (goyang).

Film dengan gambar seperti ini membuat pusing para penonton. Apalagi saat Hud dan teman-temannya lari menghindari kejaran monster. Sambil berlari, Hud tetap merekam kejadian-kejadian yang menimpa mereka dengan handycam.

Namun demikian, bisa jadi gambar bergoyang-goyang ala handycam ini menjadi inovasi baru di dunia perfilman karena termasuk ide yang brilian dan berani.

Ketakutan para tokoh lebih bisa dirasakan penonton dibandingkan gambar hasil kamera yang biasa digunakan untuk film layar lebar. Kita bagai diajak bermain simulator yang ada di taman bermain.

Melihat kualitas dan ide film ini, mirip film Blair Witch Project, sebuah film minimalis karya sejumlah mahasiswa. Monster yang dihadirkan juga mirip dengan tema film Godzilla.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: