Posted by: ariefantasista10 | March 5, 2008

27 Dresses, Repotnya Mencari Pendamping Hidup

27 Dresses, Repotnya Mencari Pendamping Hidup

27.jpg
Judul : 27 Dresses
Sutradara : Anne Fletcher
Pemain : Katherine Heigl, James Marsden, Edwards Burns, Malin Akerman
Genre : Komedi romantis
Produksi : Fox 2000 Pictures

Impian bagi kebanyakan wanita adalah menikah dengan pria yang dicintai. Tak hanya itu, gaun cantik yang bakal menjadi saksi momen terindah dalam hidup bisa menjadi bagian dari impian. Seperti halnya yang dialami Jane (Katherine Heigl).

Jane gemar membantu teman wanitanya dalam mempersiapkan acara pernikahan. Mulai dari gaun, kue, suvenir hingga undangan, semuanya Jane yang menyiapkan.

Tak hanya itu, Jane didapuk sebagai pendamping pengantin. Tentunya, dia harus mengenakan gaun sesuai tema pernikahan. Terhitung, 27 gaun telah dia miliki sebagai kostum pengiring pengantin. Semuanya disimpan rapi di lemari untuk sewaktu-waktu dikenakan seusai acara.

Jane yang selalu baik dan memperhatikan orang lain, ternyata tak cukup peduli dengan diri sendiri. Dia selalu mengalah dan tak berani mengungkapkan keinginan. Seperti cintanya yang lama terpendam kepada sang bos, George (Edwards Burns).

Hingga suatu hari, dia menyaksikan George terpikat dengan adik kesayangannya, Tess (Malin Akerman), tepat pada saat dia ingin menyatakan perasaan kepada George. Tak hanya itu, dia terpaksa merelakan pria pujaannya itu menikahi Tess.

Sebagai wanita yang berkali-kali berhasil menyiapkan pernikahan, jadilah Tess dan George menunjuk Jane untuk menyiapkan pernikahan. Mau tak mau, suka tak suka, Jane yang selalu bersedia melakukan segala hal untuk orang lain bersedia membantu.

Di sisi lain, Jane berkenalan dengan seorang wartawan surat kabar yang khusus memberitakan tentang pernikahan, Kevin (James Marsden). Mereka berkenalan di sebuah pesta pernikahan teman Jane.

Kevin mulai tertarik mengangkat kisah Jane, yang dianggapnya “si pendamping pernikahan abadi”, untuk dijadikan artikel yang bisa menjadi sarana promosi di media tempatnya bekerja.

Singkat cerita, kesedihan ditinggal George dan perkenalan demi perkenalan antara dirinya dan Kevin, mempererat kedekatan mereka. Jane pun sedikit demi sedikit mulai melupakan George.

Sayang, di saat Jane mulai dekat dan mempercayai Kevin, masalah muncul. Artikel Kevin tentang Jane muncul di surat kabar. Praktis, Jane marah dan menjauhi Kevin. Berkali-kali Kevin meminta maaf, Jane selalu menghindar.

Sementara itu, pernikahan antara Tess dan George ternyata gagal dilangsungkan. Tess yang selalu berusaha menjaga imej di depan George, akhirnya ketahuan belangnya. George membatalkan rencana pernikahan.

Film yang disutradarai Anne Fletcher ini termasuk film dengan ide dan tema cerita ringan. Bagi penikmat film yang rindu akan film-film bertema chicklit, 27 Dresses tampaknya cukup mengobati kerinduan.

sumber : www.okezone.com


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: