Posted by: ariefantasista10 | March 11, 2008

Inter Butuh Inspirator

ibfig1.jpg

Inter Butuh Inspirator

MILAN – Mengejar ketinggalan 2-0 bukanlah perkara yang mudah untuk Inter Milan, apalagi tim yang mereka hadapi adalah Liverpool, tim yang sedang dalam performa terbaik. Nerrazurri kini membutuhkan sosok inspirator permainan untuk membongkar pertahanan The Reds yang terkenal ketat.

Keunggulan dua gol sangat menguntungkan pasukan Rafael Benitez tersebut. Liverpool hanya butuh angka seri atau kalah minimal 1-0 untuk memastikan diri melaju ke semifinal. Cara mempertahankan kemenangan juga sering ditunjukan Liverpool di musim-musim sebelumnya.

Musim lalu, Liverpool melaju ke babak final dengan cara bermain sedikit bertahan jika melawan tim yang mempunyai kualitas bagus. Startegi bertahan tampaknya akan kembali menjadi pilihan Rafa pada laga yang akan digelar di Giuseppe Meazza malam nanti.

Rafa akan menempatkan empat pemain belakang dan empat gelandang sejajar. Sementara satu second striker akan menemani target man di lini depan. Dengan empat gelandang sejajar yang bisa saja berubah fungsi menjadi defender, total The Reds akan punya delapan pemain belakang bila dalam keadaan tertekan.

Inilah salah satu kelemahan Inter Milan. Tim ini seringkali kesulitan jika bermain dengan lawan yang mempunyai pertahanan berlapis. Seorang inspirator permainan sangat dibutuhkan untuk membongar pertahanan rapat tersebut.

Pemain yang punya kapasitas tersebut ada dalam diri Zlatan Ibrahimovic, Luis Jimenez atau Luis Figo. Roberto Mancini punya tiga nama di atas yang bisa dimaksimalkan untuk menusuk lini belakang The Reds.

Ibrahimovic mungkin jadi opsi utama Mancini, mengingat kelebihan Ibra dalam memegang bola dan memancing defender lawan keluar dari sarangnya. Bila Mancini merasa mubazir meletakan Ibra di tengah, maka ia bisa memilih Luis Figo atau Jimenez melakukan peran sebagai pembongkar.

Hanya saja kelemahan Figo adalah faktor usia yang membuatnya mulai melambat. Selain itu Figo juga acap bermain terlalu ke sektor sayap. Ia lebih suka menyayat dari sisi pertahanan lawan untuk melepas umpan crossing. Cara ini akan usang jika berhadapan dengan Liverpool yang memiliki dua defender jangkung.

Apapun formula yang akan dipilih Mancini, maka mengambil alih inisiatif serangan harus dilakukannya sejak menit awal babak pertama untuk mengejar defisit gol. Bila yidak dilakukan, maka Inter harus melupakan impian memberikan kado spesial di hari jadi yang ke-100 ini.

www.okezone.com


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: