Posted by: ariefantasista10 | March 12, 2008

Pria Romantis Lebih Disukai

Pria Romantis Lebih Disukai

TERNYATA sikap pria yang romantis lebih disenangi kaum Hawa. Memang wanita selalu takjub dengan segala sesuatu yang berbau romantisme, baik dari sikap dan perlakuan maupun perwujudan berupa barang yang disukai. Hal ini dapat dimaklumi karena romantis dapat membahagiakan mereka.
“Meskipun tanpa orang lain kesenangan dapat dilakukan sendiri, perlakuan romantis dari pasangan lebih disenangi oleh seorang wanita merasa bahagia. Bahkan tidak menutup kemungkinan hingga memberikan kenyamanan diperlakukan romantis,” kata A Kasandra Putranto, Psi, dari Kasandra Persona Wacana, ketika dihubungi okezone melalui telepon genggamnya, Rabu (12/3/2008).

Menurutnya, kaum wanita lebih suka segala sesuatu yang berbau romantis, karena mereka merasa senang sekali jika ada pria yang berusaha menyentuh mereka dari sisi emosi. Sehingga tidak mengherankan jika wanita suka sekali diberi kejutan-kejutan yang sifatnya romantis oleh pasangan.

Pria romantis, sambungnya, dapat menempatkan dan menghargai pasangan dan mereka dianggap sudah bertindak sebagai pria sejati. Sehingga tidak heran bila pria romantis dipuja wanita sebagai gentleman.

Namun, bukan berarti setiap pria dapat dituntut untuk romantis terhadap Anda. Hal ini berlandaskan pada alasan di mana saat tertentu pria mau bertindak romantis, tapi tidak bisa karena bukan orang yang romantis. Atau kebalikannya, dia merupakan sosok yang romantis tapi tidak mau melakukannya.

Nah, untuk menanggapi hal ini dapat diupayakan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah melakukan komunikasi efektif. “Komunikasi ini dilakukan dengan cara mengutarakan apa yang diinginkan terhadap pasangan. Sehingga dapat mengajarkan padanya apabila ingin diperlakukan romantis,” ungkap wanita ramah ini.

Hal ini beralasan karena berdasar pada persaingan antara 150 juta jiwa manusia di Indonesia. Di mana jumlah wanita lebih banyak dari pria, maka tidak dapat terpaku pada sesuatu yang baku. Apalagi hingga menuntut seorang pria untuk menjadi Mr Perfect.

“Memang seorang wanita dapat meminta pasangannya untuk romantis. Tapi bila pasangan tidak dapat romantis, maka terimalah apa adanya pasangan Anda,” imbuhnya.

Meski demikian, romantis yang berlebihan menurut Kasandra dapat berubah menjadi posesif. Karena itu, perlu dibedakan dan beri batasan antara romantis dan posesif. “Agar romantis tidak kebablasan menjadi posesif, maka kecerdasan emosilah yang sebaiknya diperankan di sini,” tukas Kasandra.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: