Posted by: ariefantasista10 | March 12, 2008

Wanita Cerewet di Mata Pria

Wanita Cerewet di Mata Pria

CEREWET memang identik dengan kaum Hawa. Tapi, kalau cerewet ini keterlaluan, bagaimana pandangan pria? Menurut Dra Clara Istiwidarum Kriswanto, MA, CPBC, psikolog dari Jagadnita Consulting, secara psikologi tidak ada patokan bahwa cerewet lebih akrab disanding oleh wanita.

“Kebiasaan wanita bila ada masalah lebih senang dibicarakan atau sekadar untuk didengarkan. Sementara pria, kalau ada masalah cenderung memilih lari untuk merenung ke dirinya sendiri untuk mencari jalan terhadap permasalahannya. Sehingga seringkali wanita identik disebut cerewet,” ungkap Clara saat dihubungi okezone melalui telepon genggamnya, Minggu (9/3/2008).

Menurut almamater Universitas Indonesia yang meneruskan S2-nya di Goldsmiths College University of London-United Kingdom itu ketika wanita berada dalam suatu permasalahan, lebih suka menunjukkan perasaannya secara verbal.

“Berangkat dari kekhasan wanita ketika ada masalah selalu berbagi (sharing), sehingga bisa mengungkapkan pendapat dengan segala alasannya. Bahkan tidak menutup kemungkinan untuk menjadi dominan untuk menyampaikan kehendaknya masing-masing,” jelas psikolog yang telah menulis buku Keluargaku permataku, Seks, Es Krim dan Kopi Susu serta Ngobrolin Seks di Ruang Keluarga itu.

Merujuk pada latar belakang ini, salah satu TV swasta di Indonesia mengambil program acara yang menonjolkan kecerewetan seorang wanita. Bertajuk Silat Lidah, program acara yang dihadiri oleh enam komentator yang terdiri dari beberapa public figure itu dikondisikan untuk saling mendominasi.

“Padahal wanita yang menjadi komentator dalam program acara tersebut dalam kesehariannya tidak selalu demikian. Hanya karena tuntutan akting dalam acara tersebut untuk menunjukkan hebohnya beradu argumen. Padahal persepsi masing-masing orang bisa beragam dan tidak ada yang benar dan salah. Biasanya mereka memberi pandangannya masing-masing dan dilengkapi pengalaman pribadi,” beber pengasuh rubrik konsultasi di salah satu majalah terkemuka di Indonesia.

Dengan alasan itu, lanjutnya, diharapkan program acara tersebut membuahkan persepsi dan pendapat yang beragam. “Makanya dibuat suatu kondisi di mana para komentator itu dapat mengeluarkan pendapatnya masing-masing dengan cara saling berargumen,” tukasnya.

Salah satu komentator acara tersebut adalah Melissa Karim. Wanita mungil yang selalu tampil cantik ini, terkenal ekspresif dan ceriwis. Sehingga wanita cerdas ini selalu dikenal sebagai pribadi yang kritis melalui gaya bicaranya yang tegas. Hampir di setiap performancenya, wanita mungil ini selalu menjadi pusat perhatian.

Padahal, dalam kehidupan sehari-hari, wanita dengan seabreg kesibukan ini tidak secerewet seperti apa yang dilihat pada program acara tersebut. “Aku cerewet karena tuntutan pekerjaan. Kalau dalam keseharianku justru aku lebih pendiam karena aku lebih suka meluangkan waktu untuk beraktivitas yang konteksnya diam. Seperti membaca buku, berolahraga yoga atau lari,” papar pemeran pembantu dalam film Berbagi Suami itu ketika ditemui okezone di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, tak hanya wanita yang identik dengan cerewet. Pria pun dapat memiliki kadar yang lebih tinggi. “Untungnya meski aku cenderung vokal, pacarku dapat mengimbangi. Bahkan, malah kadang aku yang sering dicerewetin olehnya. Sering dia ngomel sampai 45 menit sendiri. Jadi, tidak melulu wanita saja kok yang cerewet,” pungkasnya. Nah, seberapa cerewetkah Anda?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: