Posted by: ariefantasista10 | April 22, 2008

The Nanny Diaries, Potret Nyata Pengasuh Anak

The Nanny Diaries, Potret Nyata Pengasuh Anak


Judul : The Nanny Diaries
Genre : Komedi, Drama, Romantis
Sutradara : Shari Springer Berman & Robert Pulcini
Pemain : Scarlett Johansson, Chris Evan, Laura Linney, Nicholas Art
Produksi : Weinstein Company.

Pengasuh anak (The Nanny) terlihat sebagai pekerjaan rendah. Annie (Scarlett Johansson) mampu melihatnya dari sisi lain. Bahkan, Annie mengekspresikan “penglihatan”-nya itu ke dalam sebuah buku tentang potret kehidupan pengasuh anak di keluarga elite.

Annie, seorang wanita lulusan antropologi tak sengaja bertemu Mrs X (Laura Linney) di sebuah taman. Pertemuan itu menyeret Annie menjadi pengasuh anaknya di rumah mewah Mrs X yang terletak di kawasan Manhattan.

Kawasan tersebut merupakan kawasan yang dihuni keluarga-keluarga elite. Tak ayal, banyak aturan-aturan yang harus ditaati Annie. Aturan yang sangat tidak lazim bagi kebanyakan orang.

Ditambah lagi, Annie harus mengasuh bocah nakal yang kehilangan perhatian kedua orangtuanya, Grayer (Nicholas Art). Tak hanya mengatasi kenakalan, Annie juga harus mengajari bocah kecil itu bahasa Perancis dan memasak masakan Perancis untuknya. Semua dilakukan agar Grayer fasih berbahasa Perancis dan diterima di sekolah swasta bergengsi.

Awalnya, Annie kewalahan mengatasi kenakalan Grayer. Hingga suatu hari, Annie terkunci di luar dan tidak bisa masuk karena ulah Grayer. Saat itu pula, Annie bertemu sekaligus dibantu pria tetangga sebelah rumah, Harvard Hottie (Chris Evan).

Bagi Annie, tidaklah mudah memahami kehidupan para kaum elite. Terlebih lagi kesibukan Mr X dan Mrs X yang tak karuan, membuat mereka menelantarkan Grayer. Akibatnya, Annie dan Grayer yang selalu berdua memiliki hubungan emosional yang kuat.

Begitu dekat dan menyayangi Grayer, Annie berat meninggalkan Grayer. Padahal, dia sudah muak dengan perlakuan kedua orangtua Grayer dan berniat mewujudkan impiannya yaitu kembali menuntut ilmu.

Perjalanan selama menjadi pengasuh anak, direkam baik oleh Annie. Wanita lulusan antropolgi itu berusaha menganalisis setiap peristiwa yang terjadi dengan daya analisisnya. Hingga suatu hari, semua analisisnya itu lahir berwujud buku.

The Nanny Diaries merupakan sebuah film yang mengangkat cerita mengenai kehidupan nyata para kaum elite Manhattan. Mereka hidup dengan standar dan pengharapan tinggi kepada anak-anak, tanpa mengutamakan kedekatan emosi antara orangtua dan anak.

Menyaksikan film ini bisa menjadi pelajaran bagi para orangtua yang terlalu sibuk dengan kegiatan, obsesi dan kesenangan mereka sehingga tega menelantarkan anak.

Meski sarat makna, film ini bukanlah sebuah film yang berat untuk disaksikan. Unsur komedi, emosi dan romantisme cinta juga hadir mewarnai jalan cerita. Unsur emosi hadir saat Grayer berpisah dengan Annie.

Tak hanya itu, dongeng menakutkan bagi para pengasuh anak yaitu adanya kamera pengintai yang mengintai gerak-gerik mereka saat bekerja, juga diceritakan di film ini. The Nanny Diaries membuktikan bahwa kamera itu benar-benar ada dengan bentuk yang tidak terduga.

Saksikan The Nanny Diaries di bioskop mulai 23 April 2008.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: