Posted by: ariefantasista10 | June 3, 2008

Menunggu Lawan Setara Mourinho

Menunggu Lawan Setara Mourinho

Jakarta – Mulut tajam yang kerap berkomentar pedas sudah jadi ciri khas Jose Mourinho. Akankah gaya konfrontatif ini akan dibawanya ke Italia? Lalu, siapa lawan setaranya di sana?

Mourinho memang bermulut besar. Rasa-rasanya, tidak ada manusia yang tidak sepakat dengan sebutan ini. Sudah banyak contoh bertebaran, tentu saja termasuk saat Mourinho menjuluki dirinya sendiri sebagai The Special One.

Tak heran bila saat menangani Chelsea, Mourinho punya banyak ‘musuh’ di Inggris. Sir Alex Ferguson (manajer Manchester United) dan Arsene Wenger (Arsenal) adalah dua orang yang banyak jadi ‘partner’ berseteru.

Lalu bagaimana dengan di Italia saat nanti Mourinho menukangi Inter Milan?

Konfrontasi dan baku serang (di media) mungkin suatu saat takkan terhindarkan lagi. Nah, mereka yang nantinya ‘harus’ berkonflik dengan Mourinho, setidaknya mesti memiliki dua syarat: berkarakter kuat dan berprestasi bagus.

Ada beberapa nama yang potensial menjadi seteru Mourinho. Sekadar menyebut nama, barangkali Carlo Ancelotti (pelatih AC Milan), Claudio Ranieri (Juventus) atau Luciano Spalleti (AS Roma) adalah orangnya.

Ketiganya sudah cukup berprestasi bersama klubnya masing-masing. Mereka juga merupakan allenatori yang dihormati. Yang justru jadi hambatan adalah tipe pelatih di Italia yang cenderung tidak suka konflik.

Para pelatih di negeri semenanjung itu jarang sekali memancing kontroversi dengan sesama pelatih. Bila ada yang diributkan, maka hal itu biasanya justru persoalan seputar wasit.

Jika ada pelatih yang secara terbuka berani menceburkan diri ke dalam konflik, dia adalah Zdenek Zeman. Mengingatkan saja, Zeman pernah melontarkan tuduhan bahwa para pemain Juventus melakukan doping. Sayang, sekarang Zeman sedang tidak melatih klub manapun.

Faktor tambahan yang bisa jadi peredam potensi perang mulut adalah fakta bahwa media di Italia relatif tidak seganas pers di Inggris.

Namun keadaan bisa jadi berubah dengan kedatangan Mourinho. Mungkin saja setelah pelatih asal Portugal itu mulai mendampingi Inter bertanding, akan muncul bibit-bibit perseteruan yang, meski kadang menyebalkan, justru akan membawa warna baru bagi sepakbola Italia. Siapa tahu?

sumber : detik.com


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: