Posted by: ariefantasista10 | February 7, 2009

Sepuluh, Menggugah Sisi Humanis

sep

Tak ada manusia yang sempurna karena kesempurnaan hanya milik Sang Pencipta. Sebagai manusia kita selalu berjuang memberikan nilai sempurna untuk orang yang kita cintai. Itulah alasan mengapa film ini diberi judul Sepuluh.

Film garapan sutradara muda Henry Riady ini bercerita tentang seorang ibu bernama Yanti (Rachel Maryam) yang mencari anaknya yang hilang sepuluh tahun lalu.

Sepuluh tahun lalu, Yanti harus mendekam di penjara karena jebakan yang dipasang oleh suaminya, Aditya (Mario Tanzala) dengan meletakkan narkoba di rumahnya.

Jebakan ini dilakukan Aditya demi memuluskan jalan menjual anaknya yang bernama Maria kepada Dargo (August Melasz), preman yang berprofesi sebagai bandar narkoba. Dia juga penjual organ tubuh illegal, bos dari pengemis dan pengamen jalanan.

Yanti memang terlambat mengetahui suaminya adalah pecandu narkoba akut hingga rela menjual anaknya demi barang haram tersebut. Namun, Yanti tak menyesal meninggalkan cintanya kepada Thomas (Arie Wibowo) demi Aditya.

Usai keluar dari tahanan, Yanti mencoba membangun hidupnya. Yanti mulai bekerja sebagai tukang cuci. Hingga suatu hari, Yanti melihat Mongki (Yofana), pengamen jalanan yang sedang dipukuli temannya. Merasa iba, Yanti membawanya ke rumah dan mereka pun mulai saling mengenal dekat.

Semakin Yanti mengenal Mongki, dia makin sadar akan eksploitasi anak dan penjualan organ ilegal yang dilakukan Dargo. Mongki pun bercerita tentang kalung bertuliskan huruf ‘M’ yang dia pakai bukanlah miliknya, tapi milik Maria.

Mendengar nama Maria, Yanti langsung teringat anaknya. Dia mendatangi tempat Dargo untuk menanyakan anaknya yang bernama Maria. Kedatangan Yanti menemui Dargo membuat Mongki dimarahi. Mongki dipukuli dan ditendang. Saat bertahan dari pukulan sambil memeluk Mongki, Yanti melihat tanda lahir di punggung Mongki. Dia tercengang karena tanda serupa juga dimiliki anaknya.

Di sisi lain, Thomas sedang kebingungan mencari ginjal untuk anaknya yang menderita kelainan ginjal. Dia bertemu Dargo untuk membeli ginjal. Lalu Dargo memutuskan untuk memberikan ginjal Mongki kepada Thomas.

Saat di rumah sakit, Yanti yang sedang mencari Mongki malah bertemu dengan cinta pertamanya, Thomas. Thomas meminta Yanti menunggunya di rumah sakit.

Yanti kemudian tahu dari dokter bahwa Thomas mencari ginjal untuk transpalansi ginjal anaknya, David. Dari situ pula Yanti tahu bahwa ginjal Mongki-lah yang akan ‘ditumbalkan’ untuk anak Thomas. Namun rencana transpalansi itu terganggu dengan kelainan jantung yang dimiliki Mongki.

Film yang menghabiskan dana Rp12,7 miliar ini melibatkan banyak kru yang ahli di bidangnya. Sebut saja Didi Petet, Addie MS, Dewi Alibasah dan German Mintapradja.

Banyak fenomena sosial di sekitar kita diangkat film yang dirilis 5 Februari 2009, ini. Soal eksploitasi anak jalanan oleh oknum tertentu sudah sering kita dengar. Anda pasti juga pernah mendengar mengenai sindikat penjualan organ tubuh.

Film ini seolah ingin berbicara kepada kita bahwa lingkaran kemiskinan sangat sulit diakhiri. Kemiskinanlah yang membuat semua anak jalanan bergerombol mengemis di jalanan. Kalau sudah begitu, saatnya kita mulai peduli dengan masyarakat yang kurang mampu.

Pemain:
Arie Wibowo
Rachel Maryam
August Melasz
Yofana
Keke Harun

Sutradara:
Henry Riady.

sumber : okezone.com


Responses

  1. I love your site!

    _____________________
    Experiencing a slow PC recently? Fix it now!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: